02 Desember 2025
Kementerian Agama Kabupaten Pinrang kembali melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) dan Monitoring Evaluasi (Monev) Dana BOS Tahun 2025 yang terpusat di MTs. DDI Ujung. Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk menilai efektivitas kepemimpinan kepala madrasah serta memastikan tata kelola dana pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar nasional. Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag., M.Pd.I, memberi penguatan tersendiri bagi seluruh peserta yang hadir—mulai dari kepala madrasah, guru, hingga staf administrasi dari sembilan madrasah yang menjadi objek evaluasi.
Madrasah yang mengikuti kegiatan ini yaitu MAD Attaquwa Jampue, MAD Atthahiriyah Paladang, MTs. DDI Ujung selaku tuan rumah, MTs. Attaqwa Jampue, MTs. Atthahiriyah Paladang, MI DDI Jampue, MI DDI Kaloang, RA DDI Kaloang, dan RA DDI Atthahiriyah Paladang. Masing-masing membawa kelengkapan dokumen terkait administrasi pembelajaran, laporan pertanggungjawaban BOS, bukti fisik kegiatan, serta instrumen penilaian lainnya. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim pengawas madrasah dengan pendekatan profesional dan komunikatif.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Idris Usman menekankan bahwa PKKM bukan sekadar instrumen penilaian, tetapi juga sarana refleksi untuk memperbaiki tata kelola madrasah. Ia menegaskan bahwa kepala madrasah harus mampu menjadi motor penggerak perubahan—mulai dari manajemen yang efektif, pembinaan guru yang intensif, hingga perencanaan program yang tepat sasaran. Beliau juga menyoroti fenomena meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah dan pondok pesantren. Menurutnya, orang tua saat ini lebih memilih madrasah karena kekhawatiran terhadap degradasi moral dan dekadensi akhlaqul karimah yang semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, madrasah dituntut untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan akhlak dan karakter.
Pada kesempatan ini, beliau juga menyampaikan harapan khusus kepada seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pinrang. Ia menegaskan bahwa pegawai harus terus meningkatkan kompetensi diri dengan mengikuti berbagai kegiatan pengembangan, seperti pendidikan dan pelatihan, workshop inovasi, lomba guru inovatif, seminar peningkatan profesionalisme, dan bentuk pengembangan diri lainnya. Menurutnya, pegawai Kemenag tidak boleh cepat puas, tidak boleh berhenti belajar, dan harus menjadi teladan dalam hal integritas, layanan publik, dan kemampuan profesional. “Pegawai Kemenag hari ini harus tampil lebih kreatif, lebih inovatif, dan lebih responsif terhadap perkembangan zaman. Kita tidak mungkin memberi layanan terbaik kepada masyarakat jika kita sendiri tidak terus berkembang,” ujarnya memberikan motivasi.
Dalam setiap bagian sambutannya, Dr. Muhammad Idris Usman menekankan pentingnya kolaborasi, semangat belajar sepanjang hayat, dan komitmen moral sebagai penggerak utama pembangunan pendidikan Islam. Ia menyarankan agar guru dan tenaga kependidikan tidak takut mencoba hal-hal baru, terus memperbaiki kualitas pembelajaran, serta menjaga kekompakan di lingkungan madrasah. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan madrasah bukan hanya terletak pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada keikhlasan dalam mendidik dan kesungguhan dalam melayani peserta didik.
Kegiatan PKKM dan Monev berjalan dengan lancar dan penuh antusias. Kepala madrasah diberikan ruang luas untuk memaparkan capaian dan inovasi yang telah dilakukan di madrasah masing-masing. Suasana diskusi menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik antar lembaga pendidikan. MTs. DDI Ujung selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus berharap kegiatan seperti ini menjadi rutinitas yang berkelanjutan untuk memperkuat jaringan kerja sama antar-madrasah.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa madrasah-madrasah di Kabupaten Pinrang terus bergerak menuju manajemen yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu. Kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap madrasah menjadi semangat baru bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas pendidikan. Dengan dukungan penuh dari Kemenag Pinrang, kegiatan penilaian dan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam mengukuhkan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Tautan berhasil disalin ke clipboard.